Rabu, 20 November 2013

keterampilan membuat boneka kayu

Cara Membuat Kerajinan Tangan Boneka Kayu




Membuat boneka kayu atau kerajinan kayu memang cukup unik dan dapat di jadikan souvenir untuk wisatawan atau pengkoleksi patung kayu, berikut adalah proses pembuatan boneka kayu simak prosesnya:

Peralatan
Gergaji : biasa digunakan untuk memotong kayu, pilihlah gergaji yang sesuai untuk mempermudah dalam melakukan pemotongan.
Alat Pahat : alat ini biasa digunakan untuk memahat yaitu membentuk sebuah kayu menjadi bentuk rupa sehingga didapatkan hasil yang diinginkan
Bor : alat ini biasa digunakan untuk mempermudah dalam melubangi kayu
lem : lem digunakan untuk penempelan jika waktu pemahatan ada yang patah. lem yang digunakan adalah lem khusus kayu yang mempunyai daya rekat tinggi untuk materi kayu.
dan masih banyak lagi peralatan pendukung lainnya

Bahan Baku
Bahan baku ini sangat menentukan karena bentuk dan ukuran kayu harus sesuai dengan desain yang akan kita buat, setelah kita mendapatkan bahan yang sesuai maka kayu dibiarkan terlebih dahulu di ruangan terbuka agar terkena hujan dan panas.

Saat dijemur kena hujan dan panas tidak rusak, berarti kualitas kayu benar-benar bagus. Sebaliknya, kalau rusak, berarti kualitas kayu jelek.

Proses membuat kerajinan kayu
Pertama-tama penyiapan bahan baku kayu, umumnya menggunakan mesin potong kayu dan alat pengering.
Kemudian pembentukan dibuat menggunakan gergaji dan alat pahat
Pembentukan halus atau pengukiran dengan menggunakan alat pahat
Penghalusan biasanya menggunakan amplas
Finishing biasanya dibantu dengan mesin semprot cat dan kuas untuk mewarnai

Demikian pembahasannya semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda, temukan info menarik tentang jual boneka online

keterampilan membuat boneka dari kertas

cara membuat boneka jepang dari kertas origami



Coba lihat origami boneka jepang yang teramat manis bukan ??.Ingin membuat sendiri? ingin memberi hadiah buat teman Kamu.
Yuuk ikuti langkah demi langkah cara membuat boneka jepang origami.Kamu akan mempunyai koleksi boneka kimono ini di buku harian, atau untuk menghiasi kado . Have fun!



Ada beberapa hal sebelum kita mulai: 
Saya menggunakan "washi" (kertas Jepang yang terbuat dari serat) . 
Saya menggunakan pola kertas yang didapatkan di toko kado online. 
Tapi jika Kamu mau memakai bahan lain silahkan.


Catatan budaya Jepang: Silahkan lipat lapisan Kimono seperti  (sisi kiri pertama, kemudian sisi kanan). sisi kanan pertama adalah pakaian pemakaman.


Origami berlutut Kimono 

Kamu perlu: 
kertas krep untuk rambut hitam 
- 1 buah cm x 2,5 cm dan 1 potong 4 cm x 3,5 cm cardstock putih untuk kepala 
- sebuah lingkaran sekitar 2,5 cm di (ukuran seperempat) cardstock putih untuk leher 
- persegi panjang  1 / 2 cm x 5 cm kertas untuk kerah 
- tiga 5 cm x 5 cm kotak kertas untuk kimono 
- satu 10 cm x 10 cm kertas persegi untuk underskirt - satu 5cm x 5 cm Lem persegi '

Langkah Satu: Pasang leher dan kerah:

1. Lipat tiga kuadrat dua, menjadi sebuah segitiga. Taruh sedikit lem di tengah-tengah dua segitiga.

2. Lapisan segitiga seperti yang ditunjukkan di atas.

3. Flip segitiga berlapis tumpukan atas dan leher lem ke tengah.

4. Mulailah melipat flap kiri atas di leher di sudut ditampilkan. Ulangi dengan sisi kanan.

5. Ulangi sampai semua lapisan terlipat. Kamu bisa menggunakan sedikit lem untuk mengamankan kerah.
'
Langkah Kedua: Membuat Kimono

1. Lipat 10 x 10 persegi , membuat segitiga. Lipat sudut kiri atas dalam untuk memenuhi tengah sisi kanan segitiga.
2. Ulangi dengan sudut kanan atas.

3. Lipat segitiga dan posisi leher / kerah sepotong. kimono dan menyesuaikan kerah yang diperlukan.dan leher menggunakan setetes lem.

4. Lipat bawah. Lipat dan menyelipkan ke dalam "saku" yuntuk kimono lapisan atas. '
Langkah Tiga: Membuat underskirt ini:

1. Lipat 5cm x 5cm persegi menjadi segitiga. Lipat kembali ke pojok persegi dan ke tengah.Lipat sudut bawah sampai lipatan yang baru dibuat, dan sudut lipat, seperti gambar di atas.

2. Lipat sudut bagian bawah baik dalam dan gunakan lem.

3. Slide underskirt ke dalam saku kimononya, sisakan sekitar 1cm untuk di bagian bawah kimono.
'

Langkah Empat: Membuat gaya rambut 

1. Tempatkan lingkaran karton di atas persegi 4cm, x 3.5cm.

2. Bungkus rambut di sekitar lingkaran dan gunakan lem sedikit saja.

3. rambut Flip kembali seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.

4. Lem poni (yang lebih kecil dari persegi panjang kertas krep.

5. Lipat poni atas belakang kepala dan lem.

Langkah terakhir: 
Lihat hasil akhir boneka kimono, lem jika ada yang masih longgar.
Nah sekarang Kamu bisa memiliki boneka kimono cantik ini

Kamu bisa menghias boneka kimono ini dengan gaya rambut sesuai dengan selera kamu, bisa di tambahkan pita, atau hiasan lain yang menarik hati.
Boneka kimono yang cukup sederhana dalam membuatnya, tapi saya pikir kesederhanaan ini akan membuat lebih indah, iyah khan
Saya harap Kamu setuju dengan ini, dan mengoleksi boneka jepang lainya.
Dan simpan baik- baik boneka jepang kamu, kelak kamu akan membuat boneka jepang keren lain dan dapatkan caranya di blog ini.
Kakak saya sempat membuat puluhan boneka jepang seperti ini dalam sehari dan ini tidak akan menyita waktu.Diantaranya 10 buah menggunakan kertas kado corak batik, Dia bilang akan memberikan ke teman kantor di saat Dia merayakan ulang tahunnya.Wowo sangat kreatif sekali yah ??.
Saya harap kalian membuat percobaan awal menggunakan kertas kado yang banyak di jual di toko alat tulis, dengan warna corak batik akan kelihatan unik sekali.

keterampilan unik oleh anak bangsa indonesia

kamis,21 November 2013

Cara Membuat Sandal Unik dari Bungkus Plstik Detergen

Kerajinan tangan kali ini akan menerangkan bagaimana cara membuat sandal unik dari limbah plastik detergen. Gampang banget kok, namun perlu sedikit ketelitian untuk dapat membuatnya. kuncinya adalah kreatifitas anda.
 
Alat dan Bahan:
a. Alat:
  • Gunting
  • Cutter 
  • Lem aibon
  • Pulpen 
  • Jarum
  • Benang
b. Bahan:
  • Bungkus detergen
  • Karton 
  • Spons tipis
  • Spons tebal 
  • Pita
Cara Buat:
  • Siapkan alat dan bahan yang di perlukan.
  • Buat pola sandal (bentuk kreatif sendiri) di atas ke empat bahan yang sudah di sediakan (bungkus detegen, karton, spons tipis, dan spons tebal).
  • Gunting pola yang sudah di buat, dan usahakan agar ukuran sandal kanan dan kiri sama besar. 
  • Tempelkan semua bahan dengan urutan dari atas ke bawah.
  • Untuk penutup sandal, cukup membuat lapisan bungkus detergen, karton, dan spon tipis.
  • Sebelum semua bahan yang telah di tempel akan di bentuk sandal, tempelkan pita serta di jahit pada pinggiran alas dan penutup sandal.
  • Terakhir, susun semua bahan hingga berbentuk sandal yang di inginkan.
  • Sandal siap dipakai.
Selamat mencoba.

Rabu, 13 November 2013

keterampilan anak bangsa indonesia

kamis,13 november 2013

LAMPU UNIK DARI BOTOL DAN SENDOK BEKAS

Pagi yang cerah ini saya kaget dan senang karena menemukan satu ide daur ulang yang bisa saya lakukan sendiri dan barang tersebut terkesan mewah. Dengan bahan yang simpel dan ada disekitar kita bahkan terbuang percuma kita bisa menghasilkan ide bisnis yang luar biasa. 
Bahan bekas untuk daur ulang kali ini adalah botol air mineral bekas (ukuran besar) dan sendok plastik. Kedua bahan ini mudah kita temui bila ada acara hajatan atau pesta. Mungkin sebentar lagi akan ada hajatan besar Pemilu, bahan-bahan ini akan mudah kita temui di lapangan-lapangan kampanye, siapa tahu dengan Anda tahu ide ini jadi Anda punya alasan sendiri datang ke lapangan kampanye (disamping mengharapkan baju gratis, uang transport dan nasi bungkus tentunya he he he).
Lampu Sendok Plastik 
Desainer pertama kali dari lampu ini bernama Yaroslav Olenev. Ide lampu yang terbuat dari sendok plastik dan sebuah botol minuman plastik ini memenangkan penghargaan pada nominasi "Desain dan Ekologi" yang diselenggarakan oleh majalah "FutureNow" pada tahun 2010. 
Untuk membuat lampu ini, Anda membutuhkan botol minuman plastik, ratusan sendok plastik, lem tembak, cutter, tang potong, lampu hemat energi dan beberapa meter kabel sesuai keperluan. Simak gambar-gambar berikut :
 Bahan yang diperlukan untuk membuat Lampu Sendok Plastik
Proses Pembuatan
 Hasil Akhir yang Menarik

seni keterampilan suku dayak



Anyaman yang dibuat suku Dayak menunjukkan tingginya selera seni dalam darah mereka.

anyaman,kalimantan,ibanLandung, ransel khas masyarakat Iban yang terbuat dari anyaman rotan. (Reynold Sumayku/NGI)
Topi, keranjang, tikar, hasil anyaman khas Dayak dipaparkan untuk masyarakat Jakarta. Seni keterampilan yang rumit dan memakan waktu lama itu dipamerkan dalam Festival Seni Anyam Adi Kriya yang dibuka Rabu malam (27/3) di Bentara Budaya Jakarta (BBJ).
Pameran akan dibuka 27 Maret hingga 7 April 2013 di BBJ. Hanya pada 29 Maret saja pameran diliburkan karena hari raya besar.
Menurut Wiediantoro kutaror BBJ, persiapan pameran ini memakan waktu yang cukup singkat, hanya kurang dari setahun. Ia dan timnya hanya menghabiskan waktu delapan hari di pedalaman Kalimantan untuk mencari contoh anyaman yang bisa dipamerkan.
Hambatan utama ternyata berasal dari sudah tidak banyak suku Dayak yang menganyam. Mereka lebih memilih produk plastik yang ringkas --tinggal membeli tanpa membuat.
anyaman,kalimantan,kapuasIbu-ibu pergi ke ladang di Sungai Utik, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Masing-masing mengenakan tas punggung dari anyaman rotan yang dikreasikan sendiri. (Reynold Sumayku/NGI)
Namun demikian, anyaman yang dibuat suku Dayak menunjukkan tingginya selera seni dalam darah mereka.
"Setiap suku Dayak di Kalimantan memiliki ragam pola anyam yang berbeda. Tapi mereka saling memengaruhi dalam hasil jadinya," kata Ipong Purnama Sidi, salah satu anggota tim kurator dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.
Dalam pameran ini ikut diluncurkan pula buku Plaited Arts form the Borneo Rainforest. Buku ini merupakan buah riset selama dua dekade dari 20 peneliti dan dilengkapi 1.250 ilustrasi dan foto.
Festival dengan tema "Seni Anyam: Adi Kriya Kalimantan" sengaja dipilih karena anyaman Dayak mulai tergerus zaman. Di mana generasi mudanya lebih memilih produk yang mudah tanpa harus menganyam lebih dulu.
Dikatakan John McGlynn, salah satu anggota dewan Yayasan Lontar, organisasi independen yang bertujuan mempromosikan sastra dan budaya Indonesia, sulitnya mempertahankan kebudayaan bisa membuat bangsa lain mengklaim kebudayaan kita.

Selasa, 05 November 2013

keterampilan yang dimiliki calon pengusaha sukses

5 KETERAMPILAN YANG HARUS DIMILIKI CALON PENGUSAHA SUKSES

enterpreneur | Comments Off
Sukses menjadi seorang pengusaha tentunya menjadi impian hampir setiap orang. Namun sayangnya, impian tersebut tidak selamanya dibarengi dengan usaha nyata dari setiap individu. Sehingga tidak heran bila banyak diantara kita yang hanya sekedar “ngimpi” menjadi seorang pengusaha tanpa bisa mewujudkannya di dunia nyata.
Karenanya, agar Anda tak termasuk salah satu orang yang selamanya hanya bisa “ngimpi” menjadi calon pengusaha sukses. Berikut ini kami informasikan 5 keterampilan yang wajib Anda miliki untuk bisa mengantarkan diri Anda menjadi seorang pengusaha sukses.
1. Keterampilan mengatur skala prioritas
Ketika menjadi seorang pengusaha sukses, tentunya Anda harus siap dengan segudang rutinitas dan pekerjaan yang menunggu uluran tangan Anda untuk bisa diselesaikan dengan segera. Meskipun cukup berat, namun tugas-tugas tersebut harus segera diselesaikan para pelaku usaha agar tidak menumpuk dan menghambat jalannya roda usaha. Untuk itu, sebagai seorang pengusaha Anda dituntut untuk bisa mengatur skala prioritas agar semua urusan bisnis Anda bisa berjalan dengan lancar tanpa mengabaikan urusan di luar pekerjaan Anda. Dalam hal ini, Anda bisa mengatur dan memilah tugas sesuai dengan tingkat kepentingannya, dan membagi waktu dengan proporsional antara urusan bisnis, mitra kerja, maupun waktu Anda bersama keluarga.
2. Keterampilan dalam hal manajemen waktu
Meskipun sebagai seorang pelaku usaha Anda tidak memiliki batasan waktu kerja seperti halnya yang dialami para karyawan, namun penting bagi Anda untuk tetap memperhatikan manajemen waktu dengan bijak. Sebab, ketidakmampuan seseorang dalam mengatur waktunya, menjadi salah satu sumber kehancuran bagi karirnya. Untuk itu, Anda harus tetap disiplin dalam menjalankan usaha dan memiliki keterampilan dalam hal mengatur waktu agar semua pekerjaan bisa terselesaikan sesuai dengan target yang Anda tentukan.
3. Pengetahuan dan keterampilan yang selalu di upgrade
Untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan lebih, tentunya Anda tidak harus menghabiskan waktu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi  dan memiliki berlembar-lembar ijazah akademis dari perguruan tinggi di luar negeri. Sebab, pengetahuan dan keterampilan berbisnis bisa Anda dapatkan dari orang-orang sukses di sekitar Anda, bisa juga dengan mengikuti seminar atau pelatihan bisnis yang bisa meningkatkan kemampuan Anda dalam membangun usaha, atau bisa juga dengan membaca buku atau melihat video tutorial bisnis yang belakangan ini bisa kita temukan dengan mudah di pasaran bebas. Informasi-informasi tersebut pastinya bisa menjadi sumber pengetahuan yang cukup potensial untuk membantu meng-upgrade pengetahuan maupun keterampilan di dunia usaha.

4. Keterampilan multitasking
Mengingat dunia usaha terus bergerak sesuai dengan jamannya, maka penting bagi Anda untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam berbagai hal untuk menjawab kebutuhan para konsumen. Hal ini penting, karena tak jarang para pelaku usaha dituntut untuk bisa multitaskinguntuk memenuhi semua kebutuhan konsumennya. Keterampilan, pengetahuan,  dan keahlian Anda dalam menjalankan usaha, menjadi bekal utama Anda untuk bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Karenanya, mulailah untuk bisa menjadi pribadi yang multitasking tanpa mengesampingkan fokus utama Anda dalam menjalankan roda usaha.
5. Keterampilan Anda dalam berkomunikasi
Sebagai calon pengusaha, tentunya Anda juga dituntut untuk bisa menjadi seorang pelaku pasar yang handal. Berkomunikasilah dengan baik agar Anda bisa menjadi lawan bicara yang diperhitungkan mitra bisnis Anda. Meskipun poin ini sering disepelekan para pelaku usaha, namun sebaiknya belajarlah untuk menjadi pembicara yang handal agar bisa menaklukan setiap keraguan yang dimiliki lawan bicara Anda.